Cara Membuat Gorden Sederhana di Rumah

Membuat Gorden sederhana

Gorden adalah aksesori yang sangat diperlukan di rumah untuk menambah estetika. Dan trend membuat gorden sendiri juga banyak dilakukan oleh banyak orang. Pada artikel ini, Yumindo akan membantu Anda mengetahui cara membuat gorden dengan bahan flanel yang sangat sederhana untuk menghiasi kusen pintu keluarga Anda!

Kain flanel untuk gorden

Felt adalah kain yang terbuat dari kain dan wol biasa. Lapisan kain biasanya akan dilapisi dengan lapisan kapas ekstra, sehingga permukaan kain sangat lembut, halus dan hangat. Namun lini kain felt ini juga terbagi menjadi banyak jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda. Ada 3 jenis kain felt di pasaran yang paling banyak digunakan saat ini:

Kain katun kempa

Ini adalah kain dengan daya serap dan kelenturan tinggi, sehingga sering digunakan untuk membuat pakaian

baca juga; Gorden pembatas ruangan

Kain kempa kulit ikan

Dibandingkan dengan kain kempa katun, kain kempa ini lebih tebal, memiliki elastisitas sedang dan banyak digunakan untuk membuat produk buatan tangan.

Kain felt Korea

Kain ini akan lebih tebal dan berkualitas terbaik. Secara khusus, kain ini juga tidak mudah kusut saat digunakan dan banyak digunakan untuk menjahit dan membuat gorden.

Membuat Gorden sederhana

Keuntungan dan kerugian saat membuat gorden dengan kain kempa

Penggunaan kain felt atau flanel untuk membuat gorden sederhana semakin diminati, terutama bagi Anda yang menyukai dekorasi DIY. Namun demikian, sebelum memutuskan untuk menggunakannya, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangannya agar hasil yang didapat sesuai harapan.

✅ Keuntungan

1. Memberikan kesan hangat dan lembut
Secara umum, kain felt identik dengan tekstur yang lembut dan hangat. Hal ini dikarenakan permukaannya memiliki lapisan serat yang cukup tebal, sehingga mampu memberikan nuansa nyaman pada ruangan.

2. Cukup ringan dan praktis digunakan
Selain itu, kain felt memiliki bobot yang relatif ringan. Dengan demikian, gorden menjadi lebih mudah dipasang dan tidak membebani batang atau rel.

3. Variasi warna dan desain beragam
Kain felt tersedia dalam berbagai pilihan warna, tekstur, dan gaya. Oleh karena itu, Anda bisa lebih leluasa berkreasi sesuai dengan konsep interior rumah.

4. Membantu meredam suara dan menjaga suhu
Tidak hanya itu, kain felt juga memiliki kemampuan meredam kebisingan serta memberikan efek insulasi. Artinya, ruangan bisa terasa lebih tenang dan suhu lebih stabil, terutama jika menggunakan AC.

5. Cukup baik dalam menghalangi cahaya
Selain sebagai dekorasi, gorden felt juga mampu mengurangi intensitas cahaya yang masuk. Sehingga, ruangan tetap nyaman tanpa silau berlebih.

❌ Kerugian

1. Mudah kotor dan sulit dibersihkan
Di sisi lain, salah satu kekurangan utama kain felt adalah mudah menyerap kotoran. Akibatnya, noda yang menempel cenderung sulit dibersihkan dengan cara biasa dan terkadang membutuhkan penanganan khusus.

2. Perawatan cukup terbatas
Selain itu, meskipun memiliki tekstur yang menyerap, kain ini tidak selalu mudah dicuci seperti kain biasa. Oleh sebab itu, perawatannya perlu lebih diperhatikan agar tetap awet.

Membuat tirai flanel sederhana

Sebelum membuat gorden dengan kain felt, sebaiknya pilih warna kain yang sesuai dengan interior ruang keluarga Anda untuk menciptakan keharmonisan atau keruntuhan tergantung pada preferensi Anda.

Siapkan bahan dan alat
  • Kain: warna opsional
  • Penggaris, kapur tulis, mesin jahit (jika tidak punya, siapkan jarum dan benang), peniti
  • Meteran

Membuat Gorden sederhana

Langkah Membuat Gorden Sederhana dari Kain Flanel

1. Potong Kain dengan Tepat

Langkah pertama merupakan tahap yang sangat penting. Jika pengukuran tidak tepat, hasil akhir gorden bisa kurang maksimal.

Oleh karena itu, mulailah dengan mengukur kusen pintu atau jendela menggunakan penggaris. Setelah itu, pindahkan ukuran tersebut ke kain flanel, lalu potong dengan hati-hati.

Perlu diperhatikan, lebar kain sebaiknya dibuat sekitar 1,5 kali lebih besar dari lebar jendela agar gorden terlihat lebih jatuh dan indah.

2. Jahit Tepi Kain

Setelah kain dipotong, langkah berikutnya adalah merapikan bagian tepi. Caranya, lipat keempat sisi kain sekitar 1 cm, lalu sematkan dengan jarum pentul agar tidak bergeser.

Selanjutnya, jahit lipatan tersebut menggunakan mesin jahit atau secara manual. Dengan demikian, hasil gorden akan terlihat lebih rapi dan tahan lama.

3. Buat dan Jahit Pengait (Loop)

Berikutnya, siapkan 5–6 potong kain flanel berukuran sekitar 10 x 15 cm untuk dijadikan pengait.

Kemudian, lipat kain memanjang dengan posisi sisi dalam berada di luar. Jahit kedua sisi panjangnya, lalu balik hingga sisi luar berada di bagian luar.

Lakukan langkah yang sama untuk semua potongan kain hingga menjadi beberapa pengait yang siap digunakan.


4. Tahap Penyelesaian

Setelah semua bagian siap, kini masuk ke tahap akhir. Pertama, ukur sekitar 10 cm dari bagian atas kain, lalu beri tanda menggunakan kapur.

Selanjutnya, jahit setiap pengait pada titik yang sudah ditandai. Pastikan jarak antar pengait konsisten agar hasilnya rapi.

Terakhir, setelah semua pengait terpasang, Anda bisa langsung memasang gorden pada batang atau rel, lalu menggantungnya di jendela.

Sebagai hasil akhir, Anda akan mendapatkan gorden flanel sederhana yang cantik dan unik untuk mempercantik ruangan. Selain itu, proses membuatnya sendiri juga memberikan kepuasan tersendiri karena sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.